Selasa, 09 Juli 2013

SIFAT SHALAT NABI SAW

SIFAT SHOLAT NABI
Muhammad Nashiruddin Al-Albani

LATAR BELAKANG PENULISAN

Saya tidak pernah menemukan kitab yang membahas seluruh tema ini. Karena itu saya berkewajiban untuk menyusun sebuah buku yang mencakup semua yang berkaitan dengan sifat shalat Nabi SAW sejak dari takbir hingga salam untuk ikhwan-ikhwan umat Islam yang selalu berkeinginan meneladaini petunjuk Nabinya dalam beribadah. Sehingga mempermudah mereka melaksanakan perintah Rasulullah SAW sebagaimana yang disabdakan ”Sholatlah sebagaimana kalian melihat aku melakukan shalat”Atas dasar inilah, saya berusaha keras menelusuri hadits-hadits yang berkaitan dengan tujuan ini di berbagai kitab hadits, yang diantaranya adalah buku yang sedang di tangan anda ini.
Dalam penulisan buku ini saya telah menetapkan sebuah aturan agar tidak menggunakan hadits-hadits Nabi sebagai dalil kecuali yang sanadnya kuat, sesuai dengan kaidah dan prinsip-prinsip ilmu hadits. Disamping itu saya juga mencapakkan setiap hadits majhul atau dhaif berkenaan dengan tata cara shalat, zikir, keutamaan-keutamaan dan lain sebagainya. Karena saya yakin bahwa setiap hadits yang kuat sudah cukup dari pada yang dhaif karena yang dhaif itu tidak ada gunanya – tanpa ada perselisihan diatara ahli hadits – kecuali hanya prasangka. Sedangkan keyakinan yang bersumber dari prasangka adalah sebagaimana halnya firman Alloh dalam Qur’an surat an-Najm ayat 28 :”Persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.” Juga Rasulullah SAW bersabda ”Janganlah sekali-kali berprasangka karena persangkaan itu adalah perkataan yang paling dusta”(HR. Bukhari dan Muslim).
Langkah semacam ini tidak dapat ditempuh untuk beribadah kepada Alloh. Bahkan dengan tegas Rasulullah SAW melarangnya sebagaimana disabdakan ”Berhati-hatilah kamu sekalian akan hadits kecuali yang telah kamu ketahui” (HR. Tirmidzi, Ahmad & Ibnu Abi Syaibah).
Oleh karenanya meriwayatkan hadits dhaif tidak dibolehkan apalagi bila untuk diamalkan.
Demikian buku ini saya susun dalam dua alur, atas dan bawah.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download disini

Sabtu, 26 Januari 2013

PROPOSAL KEGIATAN PESANTREN KILAT RAMADHAN 1433 H / 2012 M SD/MI SE- KECAMATAN MENTENG KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT


I.     PENDAHULUAN
Anak – anak  dengan segala vitalitasnya menyimpan sejumlah potensi yang patut di kembangkan. Dimasa depan mereka merupakan pelaku utama dalam perubahan masyarakatnya, sehingga maju mundurnya kehidupan mendatang ada di tangannya. Dan bagaimana mereka sukses dijamannya amat tergantung kepada keseriusan dalam menanggapi suatu informasi, mereka dalam membiasakan dirinya untuk menjadi generasi yang berkepribadian Islami yang tangguh (syakhshiyah Islamiyah) yaitu memiliki pemikiran, perasaan dan perilaku yang mulia sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Keteguhan dalam menjaga aqidah, ketulusan dalam berprilaku sosial (mu’amalah), disertai dengan kepatuhan dalam beribadah.

Sejalan dengan pemikiran di atas, serta untuk mengoptimalkan hadirnya bulan Ramadhan sebagai Syahrul Tarbiyah, maka kami selaku pengurus KKG PAI Kecamatan Menteng Jakarta Pusat, sebagaimana rutinitas tahun-tahun sebelumnya, mengadakan paket pembinaan kepribadian Islam bagi seluruh peserta didik melalui kegiatan Pesantren Kilat.

II.     DASAR KEGIATAN
Dasar Kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1.      Al – Qur’an dan Hadits
2.      Pancasila dan UUD 1945
3.      Juklak dari Kemenag dan Kemdikbud
4.      Program Kerja KKG PAI
5.      Keputusan Pimpinan/Instansi terkait serta hasil musyawarah/rapat intern Panitia Pesantren Kilat

III.      MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan pesantren kilat adalah sebagai berikut :
1.      Melaksanakan Program Kerja
2.      menumbuhkembangkan Keimanan dan ketaqwaan melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;
3.      Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan peserta / siswa dapat terjadi perubahan sikap baik ucapan, tindakan atau perbuatan dan juga perubahan rohaninya yang tak terlupakan sepanjang hayatnya.


IV.    NAMA DAN TEMA KEGIATAN
    Nama kegiatan  :      Pesantren Kilat Ramadhan 1433 H /2012 M SD/MI Se-Kecamatan Menteng Jakarta Pusat.
Tema kegiatan   :      Terbentuknya Pelajar yang berwawasan luas, berakhlakul karimah dan bertaqwa kepada Allah SWT”

V.      WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
a.       Waktu Kegiatan          : Jum’at – Sabtu , 3 – 4 Agustus 2012
b.      Tempat Kegiatan         : SDN Menteng 03 Pagi

VI.  PESERTA
Seluruh peserta adalah siswa dan siswi perwakilan 27 Sekolah SD/ MI di Kecamatan Menteng. Setiap sekolah diwakili oleh Sepuluh (10) anak putra/putri yang berasal dari Kelas : V dan VI  (muslim dan muslimah) dengan jumlah seluruhnya 270 siswa.

VII.   TUTOR / PEMATERI
Guru-guru Pendidikan Agama Islam Kecamatan Menteng dan Guru-guru lain yang berkompeten dari Kecamatan Menteng.

VIII.  PANITIA KEGIATAN
    Panitia kegiatan terdiri dari:
1)      Para guru Pendidikan Agama Islam se-Kecamatan Menteng
2)      Guru yang ditunjuk oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S)  kecamatan menteng.
3)      Kepanitiaan  ( terlampir )

IX.        ANGGARAN KEGIATAN ( Terlampir )

X.          JADWAL KEGIATAN ( Terlampir )

XI.        PENUTUP

Demikian proposal kegiatan pesantren kilat Ramadhan 2011 ini kami susun dengan harapan mendapat dukungan dari semua pihak. Kita harapkan dengan terlaksananya kegiatan ini akan dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Amin.


                                                                                                                       Jakarta, 23 Juli 2012

PANITIA PELAKSANA
KEGIATAN PESANTREN KILAT RAMADHAN 1433 H / 2012 M
SD/MI  SE- KEC. MENTENG KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT

                   Ketua                                                                                          Sekretaris




HIDAYATULLAH, S.PdI                                                             MUHAIMIN PUTRA, S.PdI

                                                                  Mengetahui

Kepala Seksi Dinas Dikdas                                                             Pengawas Pendidikan Agama Islam
Kecamatan Menteng                                                                       Kecamatan Menteng

       


Drs. TAUFIQ RAHMAN, M.Si                                                 Hj. SITI RUQOYAH T.S, S.Ag
NIP. 196502121992031009                                                NIP. 195710211982032001


MANAJEMEN KESISWAAN BERBASIS SEKOLAH

Pendahuluan

     Kepala sekolah memegang peranan penting dalam mengelola sekolah. Ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap berlangsungnya proses pembelajaran di suatu sekolah. Seorang kepala sekolah dituntut untuk mampu memberiakan ide-ide cemerlang, memprakarsai pemikiran yang baru di lingkungan sekolah dengan melakukan perubahan maupun penyesuaian tujuan, sasaran dari suatu program pembelajaran.
     Sebagai pemimpin seorang kepala sekolah dituntut untuk dapat menjadi seorang inovator. Oleh sebab itulah kualitas kepemimpinan kepala sekolah sangat signifikan sebagai kunci keberhasilan bagi proses pembelajaran yang berlangsung di suatu sekolah.
     Ada beberapa elemen penyelenggaraan pendidikan yang harus selalu dibina oleh kepala sekolah yang dikemukakan oleh Wahjosumidjo yang terangkum dalam bukunya Kepemimpinan Kepala Sekolah; Tinjauan Teoritik dan Praktik yang meliputi program pengajaran, sumber daya manusia, sumber daya yang bersifat fisik dan hubungan kerja sama antara sekolah dengan masyarakat.[1] Inilah elemen penyelenggaraan pendidikan yang harus selalu mendapatkan perhatian dari kepala sekolah demi tercapainya tujuan suatu lembaga pendidikan.

     Di antara unsur sumber daya manusia yang harus diberdayakan oleh seorang kepala sekolah adalah kelompok siswa. Untuk meningkatkan mutu pendidikan suatu sekolah, kepala sekolah dituntut untuk mau dan mampu melakukan upaya pengembangan pengelolaan sekolah seperti dengan melakukan manajemen kesiswaan. Agar pengelolaan kesiswaan berhasil dengan baik, seorang kepala sekolah harus menyusun serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan manajemen kesiswaan. Inilah fokus pembahasan makalah singkat ini yang ingin membahas tentang manajemen kesiswaan dan hal-hal yang berhubungan dengannya.

Pengertian dan Konsep Manajemen Kesiswaan
     Manajemen peserta didik menduduki tempat yang sangat penting. Dikatakan demikian oleh karena sentral layanan pendidikan di sekolah ada pada peserta didik. Semua kegiatan yang ada di sekolah, baik yang berkenaan dengan manajemen pengajaran, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, keuangan hubungan sekolah dengan masyarakat maupun layanan kusus pendidikan, diarahkan agar
peserta didik mendapatkan pelayanan yang baik.
     Menurut Knzevich manajemen peserta didik (pupil personnel administration) sebagai suatu layanan yang memusatkan perhatian diluar kelas seperti: pengenalan, pendaftaran, layanan individual seperti pengembangan keseleruhan kemampuan, minat, kebutuhan sampai ia matang sekolah.
Jadi manajemen peserta didik dapat diartikan sebagai usaha pengaturan terhadap peserta didik mulai dari peserta didik tersebut masuk sekolah sampai dengan mereka lulus sekolah. Yang diataur secara langsung adalah segi-segi yan berkenaan dengan peserta didik secara langsung, dan segi-segi lain yang berkaitan dengan peserta didik secara tidak langsung. Pengaturan terhadap segi-segi lain selain peserta didik dimaksudkan untuk memberikan layanan yang sebaik mungkin kepada peserta didik.
     Tujuan manajemen kesiswaan adalah untuk mengatur kegiatan dalam bidang kesiswaan agar proses belajar mengajar di sekola berjalan lancar, tertib, teratur dan tercapapai apa yang menjadi tujuan pendidikan di sekolah. Manajemen kesiswaan meliputi perencanaan kesiswaan, penerimaan siswa baru, pengelompokan siswa, kenaikan kelas, penjurusan, dan perpindahan siswa intra sekolah.

     Kegiatan perencanaan kesiswaan meliputi sensus sekolah, yaitu mencatat usia anak-anak. Usia umur sekolah di pakai sebagai dasar untuk membagi-bagikan daerah penyebaran bagi pendirian suatu sekolah. Seluruh kegiatan sensus sekolah dapat difungsikan untuk berbagai hal yaitu:
1.         Menetapkan perlunya perencanaan  Jumlah dan lokasi sekolah.
2.         Menetapkan beberapa batas daerah      penerimaan siswa di suatu sekolah.
3.         Mempersiapkan fasilitas pengangkutan.
4.         Memproyeksikan layanan program pendidikan bagi sekolah yang memerlukan.
5.         Menata kewajiban belajar dan undang-undang tenaga kerja bagi anak-anak.
6.         mpersiapkan fasilitas penidikan khusus.
7.         Menganalisa tingkat dan laju pertumbuhan umur usia sekolah pada suatu daerah tertentu.
8.         Membuat rayonisasi bagi anak yang akan masuk atau dari sekolah kesekolah lain.
9.         Merekam informasi mengenai jumlah dan pertumbuhan sekolah swasta.
10.     merekam dari berbagai sumber mengenai sumbangan masyarakat terhadap kemajuan sekolah.

     Dalam kegiatan penerimaan siswa baru bergantung pada jumlah kelas atau fasilitas tempat duduk yang tersedia di sekolah. Kegiatan kesiswaan selanjutnya yang perlu dilaksanakan ialah pengelompokan siswa. Pengelompokan siswa diadakan dengan maksud agar pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar di sekolah bisa berjalan lancar, tertib, dan bisa tercapai tujuan-tujuan pendidikan yang telah diprogramkan.
Ada beberapa jenis pengelompokan siswa, diantaranya yang dilaksanakan ialah:
1.      Pengelompokan dalam kelas-kelas.
2.      Pengelompokan dalam bidang studi.
3.      Pengelompokan berdasarkan  spesialisasi.
4.      Pengelompokan dalam sistim kredit.
5.      Pengelompokan berdasarkan kemampuan.
6.      Pengelompokan berdasarkan minat.


Minggu, 30 Desember 2012

SELAMAT DATANG

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kepada Sahabatku,
Para Pendidik PAI
Di-
     Bumi Allah

Sebagai wahana untuk silaturrahmi dan diskusi tentang problematika pendidikan umumnya dan Pendidikan Agama Islam  pada khususnya, mari kita berbagi informasi dan wacana untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

kami mengundang sahabat-sahabat semua untuk urun rembug dan memanfaatkan blog ini demi perbaikan pendidikan Indonesia.

Atas perhatian dan kontribusinya saya haturkan terima kasih

Jakarta, 31 Desember 2012
Hormat Saya
Pendidik PAI di SDN Menteng 02 Jakarta


Hidayatullah